Menjaga Napas
Warisan Barongan dari
Ngawen
Barongan bukan sekadar topeng kayu dan bulu merak; ia adalah debaran jantung masyarakat Ngawen. Di Singosari Budoyo, kami meyakini bahwa tradisi adalah sebuah entitas hidup yang bernapas melalui tangan-tangan terampil pengrajin dan derap langkah para penari.
Lahir dari semangat kebersamaan di tanah Blora, sanggar kami menjadi wadah di mana keberanian Singo Lodra berpadu dengan kelembutan budi pekerti, menciptakan simfoni visual yang memikat jiwa lintas generasi.
-
Warisan Budaya
Melestarikan pakem Barongan Blora yang autentik dengan sentuhan estetika kontemporer.
-
Pelestarian Generasi Muda
Mendidik tunas-tunas baru melalui pelatihan rutin untuk menjaga keberlangsungan akar budaya.
-
Pertunjukan & Edukasi
Menyajikan pementasan kolosal yang mendidik sekaligus menghibur audiens global.
Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Indonesia
Jejak Singosari Budoyo
Sanggar Singosari Budoyo bukan hanya menjadi tempat berlatih, tetapi juga menjadi ruang bertemunya generasi, seniman, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan seni Barongan.
Setiap kegiatan menjadi bagian dari perjalanan Singosari Budoyo dalam memperkenalkan Barongan kepada masyarakat yang lebih luas. Dukungan berbagai pihak memperkuat komitmen kami untuk menjaga tradisi tetap hidup, relevan, dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Apresiasi atas Dedikasi Melestarikan Budaya
Berbagai penghargaan dan pencapaian menjadi catatan perjalanan Singosari Budoyo dalam berkarya, berprestasi, dan menjaga keberlangsungan seni Barongan.
Mengenal Lebih Dekat
Menelusuri jejak langkah kami dalam melestarikan keagungan budaya
nusantara.
Warisan &
Misi Suci
Didirikan di tengah gemuruh reformasi pada tahun 1998,
Studio Budaya lahir dari sebuah kegelisahan akan lunturnya
identitas bangsa. Bermula dari sebuah sanggar kecil di sudut
kota tua, kami berdedikasi untuk tidak hanya mengajarkan
gerak tari, tetapi juga menanamkan filosofi luhur di balik
setiap hentakan kaki dan lentik jari.
Misi kami sederhana namun mendalam: menjadi jembatan
kokoh yang menghubungkan kemegahan masa lalu dengan
kreativitas masa depan. Kami percaya bahwa budaya
bukanlah artefak yang harus disekap dalam museum,
melainkan api yang harus terus dijaga agar tetap menyala di
hati generasi muda.
25+
Tahun Berkarya
5000+
ALUMNI
150+
PENGHARGAAN
